NASIB BAIK YANG BURUK
Kita memang harus memikirkan apa yang terbaik untuk hidup kita, hari ini, esok, dan untuk hari hari yang berikutnya. Dan itulah yang sedang ku fikirkan bersama jasad ku detik ini. Nasib baik, nasib buruk semua silih berganti dan seiring urutan nasib-nasib itu tak kan ada yang tau apa dan bagaimana kelanjutan dari kisah-kisah nasib hidup kita. Tapi yang pasti berdo’a dan berusaha kata ibu ku itu jurus yang paling mujarab untuk semua jenis kegelisahan. Entah lah tapi itu sedikit mampu menghilangkan kegelisahan setiap aku merasakan nasib buruk sedang menjajaki ubun ubun ku.
Kisah ini berlanjut saat di mana rasa harus di pertimbangkan, rasa meminta harus di pertanggung jawabkan, dan rasa meminta untuk bisa di resapi kehadirannya. Dan jujur inilah saat yang paling menabjukkan selama dekade percintaan itu terpancar bersama cinta cleopatra. Tapi sayang nya aku bukan cleopatra sang wanita bodoh yang membunuh jasadnya sendiri dan itu karna sang cinta yang membutakan hati nya untuk bercinta.
Lalu berlanjut kepada keresahan hati yang semakin mati karna nasib tadi tidak jua mau berganti.... lalu ku jalankan jurus dari ibuku
”berdo’a dan berusaha ” Tapi entahlah, mungkin tuhan belum mau mengabulkan kehendak ku yang sedikit gila ini, tapi kata ibu ku lagi.
” jangan pernah katakan tuhan tidak sayang pada mu karna sesungguh nya ia sedang menguji mu ” dan terkadang mendengar ungkapan yang sedikit pahit dari ibuku itu aku sedikit berfikir tentang itu.
” Tuhan, apa aku telalu hina di hadapan mu tuhan?? Saking aku tak pantas meminta padamu ? atau mungkin karna aku terlalu menduakan mu?? ” dan aku di di tertawakan oleh lolongan anjing.......
” tuhan...... hewan seperti itu saja berani terkekeh di hadapanku, saking buruk nasib ini. mungkin ia menertawakan ku tuhan??......... burukkah aku tuhan????? ”
Tadi pagi kujalankan perintahmu, 4 syujudku menghadap mu, 10 jemariku mengagungkanmu, beribu ribu rambutku jatuh bersyujud di hadapanmu......... dan ku sertakan dengan sujut simpuh pertanda aku mencintaimu........itu karna aku ciptaan mu... jadikan aku orang yang bernasib baik tuhan???”
Dan kisah si buruk nasib pun masih akan berlanjut hingga kapanpun......
Aku ingin sekali menjadi sesuatu yang berarti.....sekurang kurangnya itu bermanfaat untuk hidup ku hari ini, esok dan untuk hari hari setelah itu. Maka dari itu aku ingin menjadi seseorang yang jatuh di nasib baik..... tidak seperti sekarang ini. Aku yang selalu berkoloni bersama raga raga yang malang seumur hidup mereka para pencinta cupid malang. Dan untuk dekade setelah beribu ribu tahun setelah cleopatra mati membusuk bersama cacing cacing tanah yang menjijikkan.
Bagai angin syorga yang aku sendiri tak mengerti dari mana asal sumber wewangian ini. Tapi begitu menyentuh dan merontokkan bulu bulu hati ku hingga gundul seperti hatiku yang sekarang.
Lucu sekali.............wewangian syorga itu membelai denyut jantung ku. Perih tapi nikmat luar biasa. Mengelup dengan lembut berirama di sekitar bibir hatiku...... merangkulku hingga rasanya ingin ku rebahkan jasad ini dan berbalik untuk membalas kecupan dan rangkulan itu......
Mata ku tak mampu menatap keindahan ini, seperti aku di butakan tapi hatiku peka akan rasa itu.... hingga kolaborasi ini sangat sempurna.....
Dan ku teriakkan yel yel kemenangan
” NASIB BAIK MENGHUJAM BATINKU,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,NASIB BAIK MENGHUJAM JANTUNGKU..........................”
Ku lafaz kan kata kata itu seperti aku melafazkan cinta sejati romeo kepada juliet.......... ku agungkan kata kata itu seperti aku mengagungkan rasa cinta hawa terhadap adam. Dan ku jamah rasa itu seperti angin cinta mengecup ubun ubunku. Begitu sangat aku menunggu hal itu...............
Begitu berharap aku kepada janji janji itu. Janji perubahan buruk ke baik akan nasib ku yang malang ini. Seiring detak jam detak nadi dan hembusan nafas yang ku hirub dari hidung dan ku keluarkan juga dari hidung. Semua itu menyumbat
saluran nadiku.....hingga detak detak itu sirna dan nafas itu terhenti......
karna ternyata itu hanya maya dan ku katakan ini mimpi yang gila...................
Tu teriak kan ”ini GILA................................................................................”
BY: LETTER_Y@YAHOO.COM
Tidak ada komentar:
Posting Komentar